Wish…. Reality?

Hampir 20 tahun gue hidup di dunia yang (kita semua tau) hanya sementara ini. Gue ngga tau sampai kapan gue diberi kesempatan untuk terus hidup dan mencintai segala yang gue miliki. Harapan gue sih, gue diberi waktu yang baaanyaaak untuk terus belajar mengenal orang di sekitar gue, belajar untuk lebih aware sama orang yang ada di dekat gue khususnya mereka yang membutuhkan gue, belajar mengenal alam dan seisinya, juga belajar untuk mencintai segala hal yang gue miliki. Orang tua, adik gue, juga teman-teman gue, mau dekat maupun tidak.

Realitanya?

Gue masih belajar. Gue belum sepenuhnya mengerti orang lain. bahkan diri gue sendiri pun gue belum sepenuhnya memahami. Sedikit yang gue pahami dari diri gue adalah sifat-sifat jelek gue aja seperti moody, cemburuan berlebih ngga jelas, kadang sedikit berlebihan, plin plan. Gitu-gitu lah. Meskipun terkadang gue menyadari kelebihan gue banyaaak banget, tapi hingga saat ini gue belum bisa mengaktualisasikannya.

Gue juga masih sangat belum bisa aware sama orang lain. Gue ngga pernah bisa memahami ekspresi sedih atau apapun dari temen-temen gue. Gue memang ngga terlatih sejak dulu untuk merasakan itu. Bahkan gue pun belum bisa berekspresi secara semestinya. Ketika gue sedih, ekspresi datar yang gue perlihatkan ke temen-temen. Ketika marah pun gitu. Parahnya lagi, gue ngga pernah bisa bilang ke-tidak-sukaan gue ke orang lain. 

’bout nature…. Gue ngga pernah naik gunung ataupun menyelam ataupun arung jeram. Hal yang menantang seperti demikian belum pernah gue lakukan. Dari dulu sih udah pengen. Pengen banget. Tapi karena gue berpikir karena ngga ada temen teruuss, jadi deh ngga terlaksana terus. Tahun ini terlaksana aaamiiinn

Mencintai itu apa sih? Gue belum mengerti arti sebenarnya hingga detik ini. Yang gue tau, dari dulu gue selalu diajarkan untuk tak acuh terhadap orag lain maupun keluarga gue sendiri. Gue ngga pernah diajarkan untuk terbuka dan peduli sama kerabat. Yang orang tua gue ajarkan adalah memberi. Selalu memberi kepada orang lain. Ini nih yang tertanam sampai sekarang di diri gue, kalo ngga nraktir temen kayaknya hidup gue ngga sempurna hahaa.

Mengenai harapan dan realita, gue akan membahas sediit mengenai tulisan gue yang gue muat di blog gue yang lain (bukan tumbr) hampir dua tahun yang lalu. check this out!

Aku memulai dengan senyum, ketika melihat matanya terarah padaku. Damai terasa ketika sekali lagi, gigi gingsulya terlihat, tertawa padaku. Aku menyukainya. Sangat-sangat menyukainya….

Hahahaa…
Cuma kata-kata pembuka aja yang sebenernya sih gue ngga tau mau nulis apa -_- Oke sekarang, gimana kalo gue kenalin diri gue? Mau mau mau? 😀

Okeh.. Nama gue, emm, panggil aja “AMEL” *maksa banget 😀 sebenernya sih masih ada panjangnya lagi, tapi baiknya gue kasih tau nggak yaaa??? Emmm, kasih tau nggak ya? 😀 Ngga usah deh ya -_-v hihihiiiwww

Gue adalah seorang gadis desa yang lembut dan imut, juga ngangenin *jiahaha PD abieeezzz -_- Gue lahir malem jumat kliwon tanggal 04 Agustus 1995. Zodiak gue leo, shionya babi. Gue adalah orang yang friendly, easy going, tapi moddy *gabisa diganggu gugat -_-

Physycly, gue cewek berumur 17 tahun yang gendut. Gendut banget. Hingga detik ini berat gue 80 kg. Tapi gue punya impian, impian yang bahkan gedenya melebihi badan gue, yaitu “Gue pengen berat badannya turun jadi 60 kg” aaamiiiiinnn… Tinggi badan gue 165 cm. Rambut gue panjang, hidung gue liar, dan gue punya banyak bekas jerawat di muka. Dan, gigi depan gue miring -_- ini gara-gara pas gue kecil, gue terjatuh dari sofa saat nari dangdut. Mirisnya, yang kejeblog lantai gigi duluan -_-

Hmmmm, apa lagi ya? Oiya. Sekarang gue kelas 12 sma. Gue udah mau lulusaaaaannnnn!!! yeeeyyyy 😀
Gue anak ipa, tapi gue pengen jadi psikolog. Intinya, hati gue bukan di ipa. Gue paling ngga bisa pelajaran bahasa jawa, kimia dan matematika -_- *amiit amiiitt*

Gue pengen banget jadi psikolog dan meraih gelar M.Psi *syukur2 lebih. Teruuusss… Impian gue yang sejak lama terpendam dan baru sedikit terlaksana adalah menjadi penyiar radio. Pengen banget gue bisa cuap-cuap kaya orang gila, didenger bayak orang, menghibur orang, gitu-gitu deh. Gue juga pengen banget ngajar matematika (walaupun gabisa mtk) ke anak-anak jalanan. Gue pengen banget buka panti sosial, pengen banget bantu semua yang ngga mampu. Dan impian terbesar gue adalah “MEMBAHAGIAKAN MAMA DAN PAPA”. Gue harap gue bisa mencapai itu semua, nggak cuma ada ketikannya tapi ga ada realisasinya. aamiiinn

Daaannn… Tujuan gue buat blog ini adalah, untuk share cerita-cerita yang gue bikin. Karena gini-gini gue juga pengen jadi novelis loh 😀 yaaa minimal cerpen gue nampang di majalah laahhh… Hihihiii.. Makanya, gue pegen coba mengasah kemampuan nulis dan iptek gue -_- tentunya dengan memanfaatkan internet 😀

Oke, gitu aja deh dari gue. Ingat!!! Panggil gue AMEL 😀
Makasih atas kunjungannya. Gue akan memposting cerita rutin mulai dari seekarang (kalo ngga sibuk) 😀

SUKSE BUAT SEMUA!!!
SUKSES UN!!!!
MASUK PSIKOLOGI UI!!!! 
AAMIIIIN YA ALLAAAAHHHH :)))

Selasa, 5 Maret 2013

Dari tulisan yang gue tandai miring, itu adalah harapan-harapan yang anak SMA tulis (kala itu gue masih duduk di bangku SMA kelas 12). Yuk kita bahas satu-satu sebagai feedback dari diri gue untuk gue sendiri ke depannya.

  1. Wish, “pengen banget jadi psikolog dan meraih gelar M.Psi *syukur2 lebih.” reality, gue masih menjalani studi S1 di salah satu Universitas Negeri di Indonesia sejak 2013 lalu. Prodi yang gue ambil Psikologi. Alhamdulillah sejauh ini gue masih sangat nyaman di dalamnya.
  2. Wish, “ingin menjadi penyiar radio.” reality, alhamdulillah sedang belajar mendalami bidang kepenyiaran khususnya di radio. Gue bergabung dalam komunitas Radio Mahasiswa Unpad sejak 2013 lalu dan sekarang sedang mengemban amanah sebagai Co. General Manager selama periode 1 tahun ke depan. Gue siaran sejak 1 semester lalu membawakan program On The Monday dan Heart to Heart. 
  3. Wish, “pengen banget ngajar matematika (walaupun gabisa mtk) ke anak-anak jalanan, buka panti sosial, bantu semua yang ngga mampu.” reality, gue hingga sekarang bahkan belum menyentuh anak-anak jalanan. Gue terlalu sibuk menyibukkan diri hingga melupakan keinginan gue yang satu ini. Semoga tahun 2015 tercapai. Aamiin. Tapi untuk panti sosial mungkin adalah wish jangka panjang yang ngga mungkin gue wujudkan dalam satu tahun. Semoga (entah kapan) dapat terwujud aamiin.
  4. Wish, “MEMBAHAGIAKAN MAMA DAN PAPA” reality, IPK gue aja belum bisa dibilang memuaskan. IP turun pula di semester 2. Semester 3 gue ngga tau deh. No comment soal ini.
  5. Wish, “share cerita-cerita yang gue bikin.” reality, belum menyempatkan waktu untuk membuat cerpen apalagi cerbung dan novel. Paling hanya puisi dan cerita galau aja.
  6. Wish, “SUKSES UN!!!!” reality, alhamdulillah terwujud dengan baik.
  7. Wish, “MASUK PSIKOLOGI UI!!!!” reality, as you know… Gue bahkan belum pernah mencoba untuk mewujudkan impian ini dengan cara lain (seperti ikut SIMAK atau test-test lainnya) selain ikut bimbel yang hanya 2 atau 3 minggu itu. Gue langsung memantapkan hati dengan mengambil kesempatan yang sudah pasti. Psikologi Unpad. Maybe this is my destiny. Seperti yang sudah gue pernah ceritakan juga, yang mau tau mangga baca “Akhirnyaa…” Itu adalah kisah pilihan SNMPTN gue yang akhirnya mengantarkan gue pada ketetapan hati yaitu Psikologi Unpad.

Dari tujuh impian gue, memang belum sepenuhnya tercapai. Masih banyak kurang sana sini. Itulah manusia. Kadang ekspektasi akan sesuatu yang ingin dicapai sangat tinggi. Tapi menurut gue, kalo kita puas dengan pencapaian kita yang itu-itu aja (dalam arti ngga tinggi-tinggi banget), ya kita ngga akan pernah belajar untuk lebih baik. Jadi ekspektasi tinggi itu perlu. Supaya kita semangat mencapainya. Kalo gagal? Ya coba lagi 🙂

Harapan memang terkadang tidak sesuai kenyataan yang ada. Balik lagi, sebagai manusia yang kita bisa hanyalah berusaha sekuat tenaga dan meminta kepada-Nya. Jangan lupakan dua hal itu ya 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s