Match?

misteri-jodoh-benarkah-cari-jodoh-itu-susah

Ceritanya gue lagi bosan gitu tadi pas lagi ngerjain tugas Psikodiagnostika I. Ya maklum lah gue bisa saja tahan seharian penuh sambil nonton drama di depan laptop, namun ngga bisa bertahan lebih dari 30 menit di depan layar yang isinya tugas. Gue, juga lo, mahasiswa fleksibel (yang condong ke malas) pasti demikian.

Terus tiba-tiba gue inget gitu sesuatu hal penting nan menarik yang dua hari lalu gue, Agen A dan Agen E bahas. Online dating! setipe.com tepatnya. Sesungguhnya sih bukan hanya setipe.com yang kami bahas. Tapi tindr, terus ada satu lagi apa namanya gue lupa dah.

Awalnya tuh gue kepo, si Agen E lagi ngapain, pas kami jalan mau turun ke gerlam. “Apaan tuh mak?” tanya gue. Dan. Tertuju lah kami pada satu topik. Jomblo ngenes yang pengen move on dan perempuan binal yang kesepian. Yak. Buat gue dan Agen E saja tentunya, karena Agen A sudah sejak lama, bahkan sebelum mengenal kami, doi telah menghianati kami. Agen A sudah bertuliskan ‘TAKEN‘ di hatinya. #EAAKK

Pembahasan kami, seperti biasa ke mana-mana. Mulai dari bahas bukunya Raditya Dika yang baru, yang di dalamnya, Abang yang satu ini bercerita kalau dirinya memakai tindr. Dan yang bikin kami ngakak adalah karena ceritanya yang ngenes dan bego. Pertama kalinya doi pake tindr, langsunglah doi dapat LB thailand, alias Lady Boy. Kocak dah. Sampai terakhir kami bahas mengenai…. Ah gue lupa, saking banyaknya pembahasan tidak penting yang kami bahas.

Besoknya, kemarin berarti, pas kami pulang bareng lagi, gue tiba-tiba keinget dan bilang. “Eh iya gue lupa belum buat akun setipe!” ntar deh. Ntar malem dalam bayangan gue. Terus si Agen A mulai lagi pembahasan mengenai web online datingnya dan memperkenalkan gue akan satu web lagi yang gue lupa namanya itu. Doi juga ngejelasin kelebihannya. Gue hanya menangguk.

Bagaimana mungkin doi yang udah punya pacar tau banyak mengenai web dan aplikasi online dating? Satu kata. Mencurigakan.

NAH! Dan akhirnya yang ditunggu tiba. Ngga ditunggu sih karena gue tiba-tiba inget aja kalau gue mau buat akun di setipe.com pas gue lagi ngerjain tugas PD I. Alasannya simple. Karena gue jomblo. Hingga detik ini. Dan gue mulai frustrasi. Sedikit.

Gue pun memulai dengan mengetik setipe.com di tab chrome gue. Muncul tuh homepagenya. Daftar kan, gue. Panjang banget dah perjalanan sampai ke pencarian pasangannya. Bener-bener berasa kalo nyari pasangan itu ngga mudah. Butuh proses yang panjang. Ada kali 30 menit lebih banget bahkan gue ngisi data dan kuis kepribadiannya.

Di setipe ini, kita memang akan dimatch atau dijodohkan oleh orang-orang yang setipe kepribadiannya dengan kita. Jadi kita wajib untuk mengisi soal mengenai kepribadian yang sudah tersedia. Ngga sulit kok. Ngga seperti menjawab soal Statistika III. *curhat*

Ini jawaban dari kuis kepribadian gue.

setipe

opennesconsextagree

neu

Nah itu. Siapa tau lo yang baca ada yang tertarik sama gue, boleh lah kita kenalan hahaha. Anjir jual murah banget urang :((((

Engga ketang hahaha

Sejujurnya sih, gue agak aneh ngikutin yang beginian. Gue pernah ikutan salah satu situs (bukan semacam kontak jodoh sih) tapi gue juga dapet pacar gitu, dan gue terjebak. Dan rasanya aneh aja gitu kalau mencari kecocokan lewat dunia maya.

Well, kali ini gue tidak ingin menceritakan mengenai kesedihan. Kebodokan dan kesialan aja deh buat hari ini. Btw gue jadi sering banget pake istilah ‘kebodokan’ ya. Gegara empok dan emak nih haahahaaaa.

Selanjutnya, setelah gue mengisi soal kepribadian yang banyak itu dan mendapatkan hasilnya, gue langsung mendapatkan notifikasi yang isinya orang-orang yang matches alias cocok dengan gue. Dikasih presentase kecocokannya pulak.

matches

ini notifnya

arief

Ini dia salah satu lelaki yang match sama gue. 72%. Yang item-item itu data tentang doi.

Selain doi yang di atas (sebut saja doi Anggur. Entah kenapa gue memilih Anggur. Itu yang terlintas di kepala gue), ada beberapa orang lagi yang juga cocok dengan gue. Rata-rata 70% ke atas. Paling tinggi 80%, anak umur 18 taon, broooww kkkkk.

Gue cerita dari lelaki pertama yang cocok dan ngechat gue sebelum Anggur ya. Gue akan bercerita betapa ‘yang ideal’ itu memang TIDAK ADA.

Lelaki 1. Sebut saja doi Telo. Kenapa Telo? Doi bikin gue kesel karena udah mengabaikan gue dengan menutup match dengan gue setelah kami tukeran nomor handphone. Semacam remove pertemanan gitu. Mintak dihajar ni orang. Berasa cakep. Tapi beneran ngga cakep loh emang. Tapi lebih cakep dibanding 5 lelaki pertama yang muncul di matches gue. Si Telo ini orang pertama yang muncul juga ngemessage gue. Fotonya ngga begitu jelas. Resolusinya kecil. Lupa sih sebenernya gue sama mukanya. Gue ngga sreg sama doi sejak awal because doi itu alay ow em jeeeyyy!!! Ngetiknya itu alay deh pokoknya. Bukan pengguna EYD yang baik dan benar. Tapi ngga separah g1n1 jUgha Cii33hh. Alay aja deh pokoknya bikin illfeel. Eh. Tau-tau doi ngilang. KAMPRET emang. Ngga redho gue diginiin *asah peso roti*

Lelaki 2. Sebut saja doi Jengkol. Gue paling ngga suka jengkol, rupa pun baunya, selayaknya ke doi. Doi ini, menurut gue ngga enak dilihat. Muka dan gayanya terlampau absurd. Sulit untuk didefiniikan. Doi lebih alay lagi dibanding si Telo. FIX deh doi alay maksimal. Ngga mampu aing mendeskripsikan kealayannya. Tapi doi udah gue remove. Kurang ajarnya maksimal! Belom aja kenal, doi udah chat gue degan pertanyaan, “u cri suami gk?” Gimana gue ngga naik darah? Bayangkan.

Lelaki 3. Sebut saja doi Durian. Berbeda dengan lelaki-lelaki sebelumnya, doi ini memasang fotonya dengan pas foto latar biru. Sangat jelas hingga gue pun dengan jelas yakin bahwa doi bukan tipe gue. Dari sini gue jadi percaya bahwa memang ‘dari mata turun ke hati’ itu benar.

Lelaki 4. Sebut saja doi Kembang Kol. Mikir lama nih gue untuk menemukan sesuatu yang tepat untuk menggambarkannya. Awalnya ada. Tapi terlalu frontal binti binal, gue jadi ngga jadi menyebutnya denga itu. Akhirnya gue harus berpikir keras hanya untuk menemukan ‘Kembang Kol’, istilah yang tepat untuk anak muda satu ini. Doi adalah lelaki yang skor kecocokannya dengan gue tertinggi. Doi brondong, boooo. Umurnya setahun lebih muda dibanding gue. Tapi kuliah kami seangkatan. Ngga jadi muda deh. Tetep aja umurnya lebih mudah hih. Ngga papa sih. Gue juga bisa aja berkomitmen dengan yang lebih muda. Malah seneng kali ya punya simpenan brondong wkakaak persis tante-tante dah gue. Tapi bukan dengan doi. Karena doi, berwajah yang….. bukan tipe gue. Mukanya ngga ada mirip-miripnya sama gue.

Lelaki 5. No.

Lelaki 6. No.

Lelaki 7. *geleng-geleng kepala*

Lelaki 8. *tbtb batuk kumat*

Lelaki 9. Anggur yang memabukkan. Alalalalaalaaaaa. Hiperbola abies! Doi ngga sepenuhnya gue tertarik sih. Tapi sungguh, doi yang paling lumayan gateng dibanding yang lain.

Ada jajaran-jajaran lelaki menyedihkan lain juga sih seperti gue yang ngga kalah menyedihkan hingga pakai metode cari jodoh online untuk mendapatkan seonggok daging dengan tulang rusuk untuk dicintai, yang cocok dengan gue. Ada yang ganteng juga sih. Tapi doi-doi belum terketuk hatinya untuk nginbox gue nampaknya.

Ditunggu ya, abanggg…. *muka desperate*

Lelaki-lelaki yang gue kenal belum sampai 24 jam ini lah yang membuat gue tambah sadar. Bahwa, NGGA ADA YANG IDEAL. Mau lo ketemu sama orang yang ganteng banget, kek. Gue yakin doi belum menjawab permintaan lo ke Tuhan. Pasti ada kekurangannya. Mau yang baik banget kek, pasti juga ada bejatnya. Mau yang ganteng banget kek, pasti ada jeleknya. Homo, bisa jadi. Mau yang pinter banget kek, pasti ada bodoknya, yang bikin orang yang doi hibur pingin nyungsep.

Ngga ada yang ideal. Yang ada…. Mungkin… Yang cocok. Itupun ngga 100%. Paling banter 80% lah. Gue ngomong sama diri gue sendiri. Jangan tersinggung ya, readers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s