Wahai siapapun yang bekerja bersama gue

Ibarat mesin, mungkin gue sedang digenjot, dipanaskan habis-habiskan demi menghasilkan banyak materi. Katanya sih, kalau mesin motor yang terus dipanaskan, jalannya akan stabil, dan bagus untuk kondisi motor itu sendiri. Tapi analogi ini sih nampaknya ngga pas kalau diterapkan pada manusia. Kecuali, saat lari. Katanya lagi sih kalo kita pemanasan dulu sebelum lari, lari kita akan stabil.

Tapi… setelah gue pikir-pikir lagi… Lha gue bahkan tanpa pemanasan. Langsung diforsir abis. Apa keadaan ini pemanasannya sih? Sebelum ke inti yang lebih beratnya, pusing-pusing ini disebut pemanasan?

Udahlah otak gue benar-benar miring, kali ini.

Gue sedang berurusan dengan dua hal yang sangat penting dalam hidup gue. Dalam hidup banyak orang yang berkepentingan di dalamnya.

Gue ngga mungkin keluar. Gue ngga mungkin lepas tanggung jawab. Tapi kata doswal gue, dengan gue melahap semuanya, itu namanya tidak tanggung jawab. Gue hanya akan membuat tenaga yang gue keluarkan tidak menghasilkan sesuatu yang maksimal. Gue hanya akan mebuang-buang waktu, terlebih jika gue mengeluh.

Akhirnya gue memutuskan untuk fokus ke salah satu saja dulu, sisanya menunggu laporan. Gue tahu, inilah yang maksimal dari diri gue. Hasilnya? Ya ngga tau. Tapi coba deh. Kita ngga akan bisa tahu rasa makanan enak atau engga sebelum nyoba bukan? Apapun hasilnya, gue percaya bahwa gue menyerahkan ini ke orang-orang yang tepat.

Gue memang orang yang mudah terbawa emosi negatif, apalagi ketika lelah. Pasalnya, gue akui bahwa gue belum bisa menahan emosi buruk yang berlebihan tersebut. Gue moddyan banget orangnya, dan susah untuk merubah hal ini ampun deh.

Gue seringkali tidak dapat menahan emosi negatif. Setiap kali terusik, diam langsung muncul. Entah itu karena informasi tidak mengenakkan yang tetiba muncul seperti ketika gue sedang berkutat di acara A, lalu tetiba acara B memanggil. Seringkali juga karena gue lelah ketika anak-anak yang gue banggakan, ngga sepaham dengan gue karena ketidakhadiran di saat rapat. Atau bahkan hal kecil seperti ketika ada yang mengingatkan, “Ayo semangat Mel, latihannya”. Apa negatifnya coba? Tapi ketika gue sedang dirundung rasa tidak nikmat a.k.a bete, ya semua jadi serba ngga enak. Bergelinang semua hal negatif di kepala.

Untuk itu, wahai siapapun yang bekerja bersama gue, gue harap kalian mengerti, ketika gue diam dan mucul kerutan di dahi, bukan berarti gue membenci segala bentuk rupa kalian. Ketika gue diam dan memanyunkan bibir ke depan sepanjang 3 cm, bukan berarti gue ingin mencaci kalian, walaupun kadang ingin begitu. Ketika gue diam dan ingin menyendiri, bukan berarti gue tidak membutuhkan siapapun.

Wahai siapapun yang bekerja bersama gue… Gue memang Amel yang tiada sempurna. Gue hanya bisa mengusahakan diri untuk maksimal di setiap tempat gue berada di dalamnya, dengan memaksimalkan 24 jam yang ada di tiap harinya. Gue terima gue dibilang sibuk, or apapun itu karena memang begitu kenyataannya. Maafkan gue yang ngga bisa selalu ada karena gue harus membagi diri gue, membelah diri semaksimal mungkin agar gue dapat berada membantu kalian.

Wahai siapapun yang bekerja bersama gue, buatlah gue percaya bahwa semua pilihan ini tidaklah keliru. Percayalah gue sudah mengusahakan kalian, ngga ingin melepas kalian, ngga berniat sedikitpun.

Wahai siapapun yang bekerja bersama gue, gue ingin mengeluh akan kalian. Namun gue sadar, mengeluh hanya akan membuat gue makin terlihat egois. Gue ingin belajar untuk tidak demikian, guys!

Wahai siapapun yang bekerja bersama gue, jangan lupa untuk selalu semangat! Jadikan tekanan ini sebagai motivasi untuk kita melakukan hal yang terbaik! Gue percaya, dengan ada atau tidak adanya gue ngga akan berpengruh terhadap kerja kalian. Karena gue bekerja dengan manusia super yang sangat luar biasa.

Kita bisa, Gengs!

Terakhir… Wahai siapapun yang bekerja bersama gue, gue yakin kalian mau membantu gue dengan sepenuh hati 🙂 terima kasih. I heart you! ❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s