“Dia bukan cinta pertama, pun bisa jadi bukan yang terakhir. Dia menggetarkan jiwa tanpa menyentuh raga. Dia, sampai kapanpun membuat terjebak. Dia, sampai kapan waktu mengalir dan keduanya membisu? Dia… memang bukan cinta pertama. Namun ia berkesan.”

— Aku yang Tetiba Rindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s