Terbesit rindu yang mendalam, Kak. Membuat hati miris dan ciut. Mengapa sampai tak bersiul kabar? Apa semua sudah terputus? Ah…. Aku baru ingat. Aku yang mengakhiri.

— Aku yang merindu. Dan tak pantas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s