Resolusi 2016

Let’s start from… ah evaluation for 2015.

Banyak banget hal tidak terduga, bahkan tidak sesuai ekspektasi. Kenapa? Mungkin gue yang belum siap, pun belief gue yang masih gini nih, “Ih. Gue ngga suka ini. Gue maunya itu. Gue udah deket banget sama orang-orang di dalemnya. Pokoknya hal itu gue banget!” Jadi yhaa.. mungkin ngerjainnya setengah-setengah.

Tapi gue mendapat banyak pelajaran dari situ. Banyak banget. Dan yang paling penting adalah, stay focus. Kita akan berhasil ketika fokus akan apa yang kita kejar. Ngga ada yang namanya multitasking.

Di 2016, gue hanya akan fokus pada satu hal. Kehidupan satu satu komunitas yang paling gue sayangi. Ini di luar kewajiban akademik gue, ya. Ini bukan yang utama, tapi yang sedang gue utamakan.

Terus… Di tahun 2015, gue mungkin masih terlalu gegabah, melihat keputusan gue yang memakai kerudung cuma hanya karena gue mendapat mimpi. Gue tidak berpikir ke depannya gue akan tidak nyaman. Hal ini membuat gue menjadi sedikit atheis selama beberapa bulan.

Di 2016, gue harap tidak ada lagi keraguan.

Terus… Di tahun 2015, gue masih jomblo aja loh ._. Dan gue sempat mengulik, sempat menganalisis, kenapa gue jomblo? Jawabanya banyak! Dan ini yang akan gue tulis sebagai resolusi tahun depan, yang tinggal 1 hari lagi.

Ini dia resolusi gue di tahun 2016!

  1. Lost weight. Gue harus kurus! Biar lebih percaya diri dan lebih positif serta produktif!
  2. Save money. Harus lebih hemat biar jadi orang kaya!
  3. Get really ready to work as a leader. Gue harus siap, demi masa depan komunitas yang mengamanahi gue sebagai pemimpinnya. Lebih dari itu, gue harus jadi contoh dan panutan agar segalanya better than yesterday.
  4. Boyfriend. Sebenernya ini hanya melanjutkan resolusi tahun lalu, sih.
  5. Better IPK. Demi kebahagiaan gue dan orang tua gue, dan suami gue (karena kalo istriya pinter kan bangga gitu kan), dan keselamatan beasiswa gue, gue harus berusaha ekstra untuk ini. God bless.
  6. English improvement. Gue kan not well in english.. So, demi mengikuti majunya perkembangan global masa kini, yang membuat tuntutan sana sini terkait kemampuan berbahasa inggris, gue harus menambah skill gue dalam berbahasa inggris.
  7. Freedom. Salah satu hal abstrak yang gue bingung bagaimana menerjemahkannya ke dalam sebuah kata, karena ini serba relatif, kebebasan yang dimaksud satu kepala dengan yang lainnya berbeda. Tapi yang gue maksud di sini spesifik dalam satu konteks yaitu untuk mengekspresikan diri.

Itu dia tujuh resolusi gue di tahun 2016. Dan yang pasti, gue mencoba untuk tidak hanya omong doang, dengan membagi resolusi gue ini ke orang banyak, tapi ujung-ujungnya ngga berjalan. Gue akan membuat action plan demi terwujudnya semua resolusi gue di atas. Gue juga sambil belajar mendisiplinkan diri, sih.

Tunggu ya! Akan gue bagikan action plan dan pengalaman menjalaninya. Semoga jadi penyemangat juga buat teman-teman yang lain.

Terakhir, sukses buat kita semua! Semoga 2015 bisa jadi evaluasi yang baik, dan 2016 jaauuh lebih baik dan segala resolusi tercapai! Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s