Siap tempur atau siap pergi lagi?

Tulisan yang tak jadi.

Kau menyuruhku bungkam, wahai lelaki dengan imajinasi tingkat tinggi.

Jadi, biarkan kisah kita yang tak terjadi tertiup angin dan tersangkut di pepohonan lalu terkikis debu dan bebatuan kecil yang terbang.

Ya.

Sudah terjawab.

Kau sudah siap pergi bahkan ketika kita belum memulai, sekali lagi.

Dan benar-benar pergi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s