Terlalu cepat untuk menyimpulkan

Kutemui lagi…

Kusebut ia bakal. Sila artikan bakal apa yang dimaksud. Yang pasti ia potensial. Tujuannya memang untuk bersenang-senang semata, namun jika untuk masa yang lebih panjang kenapa tidak?

Ia, lagi-lagi yang tak pernah kutahu sorot matanya. Kami berjumpa karena takdir aneh di udara, lagi-lagi.

Tak apa. Harusnya aku memang tak menyimpulkan terlalu dini.

Namun aku berharap.

Semoga kau bukan hanya bakal ya, Mas 🙂

Rana yang tersipu ❤
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s