INTERNSHIP STORY: DAY 4 – GOSSIPING

Wihihihi…

Gewd afternoon everybadeehhh!

Hari ke-4 dan hari begitu panjang… Rasanya saya sudah belajar banyak hal dan… sudah mulai sedikit-sedikit memahami dunia ini, I mean of course my worksss. Haha. Saya jadi ingat dua hari lalu di mana saya merasa sangat keren.

Dua hari lalu, saya janjian sama teman saya. Kami bergabung dalam satu grup kecil berisikan perempuan-perempuan rumit masa kini. Di situ, salah seorang dari teman di grup itu kebetulan sedang di Bandung. Kami berdua membicarakan waktu bertemu dan di mana kami akan bertemu.

Singkatnya… saya bilang, “Iya nanti gue langsung ke tempat beres kerja. Gue mau di kantor aja sambil nungguin lu.” (MAU DI KANTOR AJA) That was truly…. heard…. amazing right?

Berasa gue udah ngantor beneran tuh ya :’) Tapi benar. Sedikit banyak gue sudah merasa nyaman berada di sini. Dengan kerjanya, dengan orang-orangnya (yang sedang gue pahami pribadinya satu persatu), termasuk dengan…. gosip-gosip di dalamnya HAHA.

TUHKAN GUE LAGI :’))))

Saya sudah merasa nyaman di sini, jujur saja. Kerjanya menurut saya ngga stress-stress amat (atau belum stress?), karena saya begitu menikmati tiap kata yang saya ketik di lembar word demi menciptakan sebuah berita dan skrip yang sempurna. Benar saja, meskipun banyak revisi, saya cukup senang skrip yang saya buat akhirnya disiarkan. HARI INI! JAM SEKARANG!

Really! I’m shooo happyyyyyy and excited huhaha.

Hari ini, di hari ke empat saya merasa semakin into, semakin terikat di dunia ini. Bahkan saya sudah tahu sedikit gosip-gosip buluk orang di dalamnya, dan itu membuat saya merasa benar-benar ada di sini. Saya bukan lagi orang asing.

Ceileeehhh.

Belum tahu ya, apakah rasa ini akan berubah seiring mood yang kacau, tapi benar itu yang saya rasakan di hari ke empat ini.

Hari ini saya semakin tahu bahwa manusia-manusia di sini (khususnya di divisi saya) orangnya rumpies-rumpies abies! Heboh banget. Semua omongan penting ngga penting, lucu ngga lucu, heboh ngga heboh, semuanya ditanggapi! Heboh sendiri? Engga, kok. Hebohnya banyakan. HAHA.

Ciwi-ciwi di sini, dan beberapa cowoknya juga (mungkin banyakan haha) suka bingits sama korea. Kalau kerjaan mereka sudah selesai, hwaahh yang diputer tuh drama coy! Dan yang diomongin ya juga seputar kokoreaan! Dan kemungkinaaaan saya akan suka lagi dengan korea. Haha.

Obrolan di sini isinya pokoknya gosip-gosip deh, ngga ngerti lagi. Bahkan pembicaraan sampah kayak bully-bullyan udah nikah belum, malam pertama, gitu-gitu aja bisa jadi pembicaraan yang segar. Seru pokoknya!

Nah. Ada nih, satu oran yang jadi public enemy banget karena ke-tidak-jelasan-nya (katanya sih), dan saya sudah bertemu dengan beliau HAHA. Saya super deg-degan karena saya langsung saja dimarahi karena menurutnya saya tidak menggunakan pakaian yang tepat :’) Anyway… memang ada peraturan baru setelah raker buat manusia yang magang seperti saya.

Gila deh itu. Sehabis saya dimarahin, segera saja saya curhat ke teman-teman divisi saya….

“TEEEEHHH….. (dengan tampang melas banget)  TADI AKU BLABLABLAA”

Dan mereka menanggapinya dengan. “SERIUS? EMANG GITU DA.” HAHA. Dan ya… saya diceritakan akhirnya oleh mereka siapa beliau sebenarnya, pun cara mengambil hati beliau. Saya coba ya besok senin! Hihi.

Di penghujung waktu magang hari ini, saya pun melihat betapa riweuhnya divisi ini mengatur segala hal yang akan direncanakan setahun ke depan. Sudah kelihatan serius-seriusnya nih. Semua personel rapat di dalam satu ruangan, saya di meja saya ketawa-tiwi  youtube-an. Haha.

Jam 3 saya segera caw, karena ingin kembali ke Jatinangor. Daaannnn… Ada kisah lucu sekaligus bego sih.

SAYA SALAH NAIK ANGKOT 😥

Seharusnya saya naik angkot Caheum-Ledeng atau Caheum-Ciroyom ke arah Caheum… Eh, saya malah naik Kalapa-Ledeng ke arah Ciwalk. Entah emang pingin liburan atau oon sih haha. Keadaannya waktu itu, saya sedang buru-buru karena sore itu mendung sedangkan saya belum beberes kosan teman saya. Jadi aja saya gegabah.

Yang saya ingat… Oiya, pake yang ada Ledeng-ledengnya kan bisa. Dan saya tidak memerhatikan tulisan angkot di samping kata Ledeng yang saya lihat segera setelah saya menyebrang jalan. Saya baru sadar itu bukan arah seharusnya waktu saya mengindikasi keanehan di jalan, “Ko… keknya bukan ini jalan biasanya.”

Benar saja.

Saya salah angkot. Saya harus bermacet ria di jalan depan Ciwalk yang super kecil dan padat. Sesampainya di Ciwalk, ngga pake lama, saya langsung menyebrang ke arah tempat angkot Caheum-Ciroyom. Dan warbyazah… Angkotnya ngetem super lama.

Yang seharusnya saya sampai kos teman saya paling lama dalam 15 menit, ini jadi 40 menit, pemirsah 🙂 Ditambah lagi…. ongkosnya yang biasanya hanya 5rb saja, mendadak jadi 10rb. Dua kali lipat 🙂

Hm…

Disitu saya belajar… nampaknya ini karena karma saya tidak memenuhi 6 jam kerja deh. Secara… jujur saja, saya terlambat kurang lebih 10 menit dari yang seharusnya jam 9, eh saya pulang pas jam 3. Huhu….

Dan juga saya belajar… Untuk tidak lupa angkot mana yang seharusnya membawa saya pulang :’)

LOL AH HARI INI WKWKW.

Selamat malam, readers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s