Dan, Aku Rindu

28ad83fe35e56e3060650ef060d74d66

Source: pinterest.

Aku masih terjaga di tengah gelap malam yang menusuk. Bahwa di sebelahku terbaring nyawa yang sedang terlelap saking lelahnya.

Entah ini akan menjadi apa. Aku dan dia.

Meski tubuh kami menyatu dan bergulat dalam atmosfer seindah apaun, tetap bukan dirinya yang kuingin.

Dan aku merindukamu.

Seperti malam yang sudah-sudah. Seperti ribuan langkah yang kita lewati tanpa bersama bergandengan tangan.

Aku merindukan pelukanmu. Pelukan yang tak mau lepas itu. Pelukan yang membawa serta napasmu masuk dari tengkuk hingga menghangatkan seluruh tubuhku.

Aku rindu kau kecup berkali-kali. Aku rindu hembusan asap rokokmu. Caramu memegang rokok lalu menyentilnya untuk memindahkan abu yang bertengger ke botol dengan lubang kecil.

Dan, aku merindukan segala tentangmu.

Bila bukan jarak dan ego diri, adakah hal yang dapat membuat kita bersama?

.

.

Malam ovulasi, 18 November 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s