KKNM Day 7

Wow! Hari ke-7! Sudah seminggu gue di sini, bareng sama 20 orang yang sama sekali ngga pernah gue kenali sampai pertemuan pertama di Dapoer Roti Bakar, itu pun ngga semuanya. Di tempat asing, sama-sama survive di lingkungan baru, masak sendiri, beberes rumah…nyuci baju sendiri…

Dan hari ini gue piket! Dipikir enak, nyatanya engga juga. Capek. Bikin boyok sakit serius. Harus bangun pagi terus ke pasar dingin-dingin ngantuk-ngantuk…

Tapi seru! Gue cukup menikmati kelelahan gue, jujur saja. Gue piket bertiga sama Maul dan Jamal. Sebelnya, karena hari ini kita harus sensus ke Dusun Jurutilu, which is membutuhkan banyak orang untuk keliling rumah warga, gue hanya ditinggal bertiga dengan Jamal dan teman gue yang sedang sakit.

YES. Pada akhirnya gue hanya piket berdua dengan Jamal. Maul dibawa kabur buat bantuin sensus. Di kontrakan, gue beberes baju gue –yang berantakan abies, lalu mengepel lantai dari dalam sampai depan, terus potong tempe untuk ditumis nanti malam.

Masak juga? Iya. Tiga orang yang piket memegang kendali tugas mulai beberes ruangan hingga urusan dapur. Masak sih oke, malahan gue seneng-seneng aja itung-itung belajar. Sisanya itu loh. Ngepel, nyapu, rapihin barang berserakan….itu yang bikin pegel.

Malam ini sepesial, karena gue dan geng piket membuat menu spesial di mana kita ber-21 orang bisa ngariung bareng. Nasi liwet! Favorit banget karena gue pribadi lagi pengen banget makan teri sama sambal. Jadi menunya sederhana banget. Balado teri kacang, rempe orek, kerupuk, dan sambal goreng sepesial yang gue berdua buat bareng Maul. Mantap! Inget rasanya mau makan lagi ciyuuussss.

Testimony(et):

Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 1. Day 2. Day 3. Day 4. Day 5.  Day 6. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30. Day 31. Day 32.

KKNM Day 6

Yess! Sudah hari ke-6 yang artinya akan ada 24 hari lagi. WOW. Menyenangkan, really! 

Tadi pagi, semua udah riweuh aja gegara hari ini hari senin. WHYYY? Karena buat kami-kami yang mengajar di SDN Margaluyu I dan SDN Margaluyu II, sudah harus berangkat ke sekolah dan kami sudah mulai aktif megajar. DHAAANN… Hari ini hari senin. Upacara brow!

Ya. Kami (gue dengan ke-7 teman KKN gue) harus bangun pagi demi ikut upacara  bendera yang mulainya jam tujuh pagi. Yeah! Berasa sekolah lagi aing. Harus dibangunin,  terus mandi pagi-pagi, terus maksa-maksa lidah buat nelen makanan *eh yang ini mah emang laper wkwk.

Dah. Beres mandi, gue langsung bersiap, makan, lalu caw.

Gue dan ketiga lainnya (Nia, Alif, dan Latip) dayang dengan rasa was-was takut-taku telat upacara. EH. Sampai di sana, jam tujuh lewat sedikit, ternyata sekolah masih sepi. YHAAAAAAA. Yaudah deh gue nunggu aja di luar main sama adik-asik yang sudah datang.

Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya kami ber-empat masuk ke kelas 3 yang memang sedang tidak ada gurunya. Pertama, kami belajar matematika yang sungguh… gue pribadi bingung lantaran ngga tahu mana yang seharusnya dipelajari. Tak apa. Setelah beberapa lama meraba, jadi juga dan ya… Pusing. Lelah dengan adik-adik manis yang ngga betah banget duduk di bangkunya.

Belajar matematika selesai, dilanjut belajar bahasa indonesia yang takk kalah membingungkan lagi. Beneran deh ._. Pelajaran SD ngga semudah yang kita semua kira, guys! Ok, no. Bukan pelajarannya. Tapi bagaimana proses transfer ilmunya.

Gue banyak beristigfar di sini, namun (katanya) keluar garangnya juga. Ngga biasa-biasanya mengingat di sini gue belum pernah bete sebegitunya, mangkanya salah satu dari ketiga orang di geng gue itu berkomentar demikian.

Well, pada akhirnya… gue senang melihat mereka (adik-adik) tertawa dan berlarian saat istirahat. Sambil melihat regu yang latihan PBB untuk 17-an, gue ketawa ngikik aja sama adik-adik yang ngga gue hapal namanya.

Seru, di hari pertama mengajar!

Testimony(et):

KKNM Day 5

Day 5!

Setelah semalem happy abies karena malmingan ke pasar malam, hari ini gue jalan-jalan (lebih tepatnya mengunjungi kerabat tidak sedarah gue yang juga lagi KKN di Subang, alias Empok, alias Agen A) bersama teman satu KKN gue, bernama Rangga.

Kami hanya berdua, menyusuri jalan pantura yang alus namun panas dan ramai, lalu meraba-raba mana rumah tempat kerabat gue itu tinggal selama satu bulan. Tempat kami KKN memang tidak terlalu jauh. Guedan dia bisa jalan-alan kapan saja. Berbeda dengan Agen Ay yang terdampar entah dimana haha.

Di jalan, gue akui cukup canggung karena berhadapan dengan orang yang pendiem abies. Yap. Orang jenis inilah yang paling gue takuti di dunia….

Tapi ternyata engga juga! WWKWKW. Malahan doi duluan yang membuka pembicaraan tepat ketika kami melewati SMA dekat kontrakan gue. Lupa gue pertanyaannya apa. Yang gue ingat, sepanjang jalan, gue begitu menikmati angin sampai-sampai omongannya di depan tidak terdengar. Suara Rangga kecil banget, btw, sampai-sampai omogannya dimakan angin dan tak sampai ke telinga gue ._. apa gue yang budek ya? Bisa jadi.

Akhirnya kita sampai, meski sempat diselubungi dengan keragu-raguan sebelumnya. Ternyata tebakan kami benar bahwa rumah berwarna pink di pinggir jalan itulah kontrakan Agen A.

Sampai di sana, gue ngobrol dengan Agen A, Rangga gue tingal dengan temannya, Riyan –yang lebih ngaco dibanding Rangga. Dan tipe jenis Riyan inilah yang tak pernah membuat gue takut wkwk.

Terus gue sama Agen A ke belakang rumah dan WOW!

Tepat di belakang kontrakkan Agen A isinya sungai kecil dan sawah yang membentang luas tak berujung! Lagi ijo semua lagi warnanya, benar-benar membuat mata gue berbinar bagaikan melihat uang jutaan dolar.

Kami foto-foto deeeh!

324375

Ketemuan!

OH! Sebelum ketemuan, ada kisah seru banget lainnya WKWK. Hari ke-5 dan gue akui, kami masih keranjingan main kartu remi. Poker, 41, dua ini aja yang sering banget kita mainin. Kartunya sih biasa aja. Yang ruar biasa dan sangat bikin seru itu adalaaaahh. Jangjaaangg!

HUKUMANNYAAA!

Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 1. Day 2. Day 3. Day 4. Day 6. Day 7. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30.

 

KKNM Day 4

Hari ke-4 yeah!

Di hari ke-4 ini, kami akhirnya menjalankan salah satu program pengabdian yang kami ajukan kemarin, yaitu ‘mengajar di sekolah’. Kami memilih empat Sekolah Dasar tempat kami kan megabdikan diri selama kurang lebih satu bulan. Empat SD ini adalah SDN Margaluyu I, SDN Margaluyu II, SDN Sukamandi II dan SDN Sukamandi III.

Gue amazed banget pertama kali masuk ke SD yang pertama kali kami datangi, yaitu SDN Margaluyu II, karena ternyata eh ternyata, kebanyakan adik-adik yang kemarin main ke kontrakan sekolah di sini. Jadi aja nama gue dipanggil-panggil wkwk narsis aing.

Sesampainya di SDN Margaluyu II, gue dan ke-17 orang lainnya ke ruang kepala sekolah untuk membicarakan perihal pengajaran yang bisa kami berikan. Kami masih ngawang banget soal apa yang bisa kami kasih, oleh karenanya, kami meminta kesediaan kepala sekolah untuk memberikan jam kosong kepada kami.

IMG20160723083553

Suasana pertemuan dengan Kepala Sekolah SDN Margaluyu II.

IMG20160723090842

Suasana pertemuan dengan Kepala Sekolah SDN Margaluyu I.

Tapi…. keputusan belum final.

Ngga berapa lama dari acara ngobrol-mengobrol bersama Bapak Kepala Sekolah, gue (yang tepatnya dijadikan tumbal) dan ketiga teman gue lainnya yaitu Nia, Alif, dan Latip masuk ke kelas 1, 2, dan 3 untuk perkenalan, sementara sisanya 14 orang pergi ke SD sebelah yaitu SDN Margaluyu I untuk melakukan hal yang sama.

Jujur, kesan pertama lelah habis karena kami sibuk mengatur anak kelas lain untuk tidak masuk ke kelas kami kenalan. Apa daya, tenaga mereka lebih besar dan ya…. dengan ala kadarnya kami memperkenalkan diri kepada kelas 1, 2 dan 3.

Udah. Rebes.

Kami pergi ke kontrakan, dan sibuk bercerita lagi karena masih gabut, sampai akhirnya Ate alias Rina, dkk, membawa buah-buahan beserta bumbu-bumbu untuk ngerujak. Siang yang panas, ditemani asem-asem mangga yang hmm yummieee!

IMG20160723131033

Dan malamnya, kami (ngga semuanya sih), pergi malam mingguan di pasar malam. Keliling lihat material apa saja yang ada di pasar malam, lalu mencoba wahana yang menguji nyali ditutup dengan wahana adem ayem yang bikin mual….

Lalu pulang dengan suasana hati gembira!

Testimony(et):

IMG20160723082140

Yhaa. Namanya juga cewek… sebelum berangkat wajib foto! Hihi….

IMG20160723090413

Adik-adik SDN Margaluyu II. Dari kiri: Milda, Silvi, gue, dan Wulan. Mana yang paling mirip gue? 😀

IMG20160723090308

Ncelpie rame-rame doeloe qaqaaa!

IMG20160723085011

Cocok jadi guru kagak ini? WKWK. Re: namanya Mega, anak Farmasi Unpad 2013 calon istri dokter AAMIIN!!!

IMG20160723092605

Di depan SDN Margaluyu II. Ngga ada gue? EAEALAH ditinggal di SD sebelah haha. Mo kenalan? Coming soon!

IMG20160723131153

Mupeng rujak!!!

cats

Mana paling seger? :”)

Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 1. Day 2. Day 3. Day 5. Day 6. Day 7. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30.

KKNM Day 3

Hari ke-3 uhuy!

Hari ini, sesungguhnya hari yang sangat gabut, karena kita ngga kemana-mana kecuali Pak Kordes dan sepercik teman lainnya yang sedang mengurus surat perizinan mengajar di kantor desa.

Kami sedang ayik tidur-tiduran, main kartu, ngemil, tidur-tiduran lagi, sampai akhirnya ada hiburan yang datang. SIHAPAA?

Adik-adik tetangga yang tetiba datang dan minta berkenalan. OMG! Gue benar-benar terharu karena ada adik-adik yang sangat antusias menyambut kedatangan kita. Akhirnya, karena kita tidak punya permainan apapun selain kartu remi yang of course meskipun mungkin mereka udah tahu, lebih baik tidak kami perlihatkan.

DAAANNNN!

Akhirnya salah satu anak kembali ke rumahnya dan membawa satu mainan tradisional yang jujur aja waktu kecil dulu gue sangat jarang memainkan ini. Gue lebih sering mengumpulkan kuwuk warna-warni dan bola-bola memantul dengan banyak variasi.

IYA BETUULL! Salah satu anak itu kembali ke kontrakan membawa bekel! *e dibaca seperti saat membaca belek (kotoran mata).

Kita main bola bekel bersama, dan gue akui gue agak payah di permainan ini. Tapi ngga apa lah haha. Lalu kami main oper bola bekel, dan yang tidak berhasil menangkap bola diberi hukuman menari.

http://mukakeroppi.tumblr.com/post/148175199299/main-sama-adik-adik-kknmseries-kknmstories

Hari ini, hari ke-3 KKNM di Sukamandi akhirnya menjadi hari yang membuat lelah karena bermain bersama adik-adik yang energinya ngga habis-habis. Seru tapi, seru banget. Adik-adik ngga sungkan untuk mengajak kami, ngebully wkwkwk, cerita-cerita, daaannnnn ngerjain kami WKWK.

Malamnya, beberapa adik-adik yang siang tadi main, kembali ke kontrakan kami untuk belajar. Ngerjain PR bareng deh!

IMG20160722190406

Milda lagi belajar sama Kak Rangga yihiy!

IMG20160722190257

Yang satu lagi sibuk bikin soal, yang satu lagi nungguin adik yang lagi nugas.

 Testimo(et):

Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 1. Day 2. Day 4. Day 5. Day 6. Day 7. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30.

KKNM Day 2

Yeah! Hari ke-2 dan semua sudah lumayan terorganisir. Baru jadwal piket bersih-bersih sekaligus masak, sih. haha.

Yeah dan hari ini, 21 juli 2016 sudah hampir berakhir dan saaangat menyenangkan! Zerius! Jadi, tadi pagi kita, untuk yang pertama kalinya berinteraksi dengan masyarakat lewat satu program kerja yang pada awalnya membuat gue bingung. Ralat. Mungkin semua bingung.

Kami dilibatkan oleh pemerintah setempat untuk melakukan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) ke warga di Desa Sukamandi Jaya. Tujuan dari penyuluhan ini tentu saja untuk menghimbau masyarakat setempat untuk melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) demi menahan pola perkembangan penduduk.

Di sini, kami ber-18 orang (dikurangi tiga orang yang piket menjaga rumah), dibagi ke dalam empat kelompok. Kami perkelompok yang terdiri atas mahasiswa Unpad yang sedang KKN dan aktivis desa, berpencar ke dalam empat RT di Dusun Jurutilu. Dusun Jurutilu sendiri merupakan salah satu Dusun di Desa Sukamandi Jaya yang rencananya akan dijadikan kampung Keluarga Berencana.

Gue, bersama ketiga teman KKN gue bernama Ulwan Si Pak Rete (alias koordinator kelompok KKNM Sukamandi Jaya), Vira Si Bu Dokter, dan Uci-chan Si Kakak Jepang ikut ke dalam kelompok khusus untuk memberikan penyuluhan di RT 09, kalau ngga salah.

Kami satu tim berjalan ke jalan Desa, dan kesasar sekali, karena Ibu yang mengarahkan kami lupa jalan haha. Dan hingga detik itu gue pribadi masih bingung kita akan ngapain, padahal sebelum berangkat kami semua sudah dibriefing wk.

Nah, sampai ke rumah Pak RT gue baru sadar bahwa kita akan melakukan sosialisai ke warga (khususnya Ibu-ibu yang telah menikah, pf course, dan sudah memiliki anak) untuk melakukan program Keluarga Berencana (KB) sesuai yang gue bilang tadi. Jenis kontrasepsi atau alat yang digunakan adalah jenis implan.

Alat KB

Ini dia jenis-jenis alat kontrasepsi.

Implan

Ini dia penjelasan dari jenis alat kontrasepsi yang secara spesifik dijelaskan ke warga. Karena gue tidak tahu bagaimana menjelaskannya, maka gue memberikan foto dari buku panduan kontrasepsi ini.

Kondisi saat penyuluhan

Kondisi saat penyuluhan. Rata-rata yang datang memang ibu-ibu ysng membawana anak kecilnya.

Dan yeah! Ini pertama kalinya kami melakukan interaksi secara formal dengan warga, dan itu sangat menyenangkan. Dari sini gue mendapatkan lagi satu pengetahuan baru terkait masa depan. Iya benar. Terkait alat kontrasepsi yang bisa menjadi pilihan gue dan suami nanti HAHAHA.

Lanjut…

Setelah selesai penyuluhan yang banyak diiringi candaan dewasa yang kata salah satu Ibu di tim kami, “Emang gini De, kalau penyuluhan KB mah ngomongnya pasti jorok.” yang gue jawab dengan tertawa, kami Geng KKNM Sukamandi Jaya membantu mendata ibu-ibu untuk kemudian dipakaikan KB jenis implan ini.

Selanjutnya, selesai penyuluhan dan pendataan, kami kembali ke tempat berkumpul pertama sebelum berangkat yang sejuurnya gue ngga tahu itu rumah siapa haha. Dan di sana kami disambut dengan satur asam dan ikan entahlah namanya apa pokokya enak wk._.

IYAAAA. Kami makan siang dengan nikmatnya bersama-sama. Selesai makan, sambil menunggu jemputan odong-odong, kami ngobrol-ngobrol gitu seakan sibuk dan tenggelam dalam informasi yang didapatkan sendiri.

Setelah itu, kami pulang dan berbagi cerita dengan geng yang piket, dan kami ngakak. Terus main kartu. Dan udah. Malamnya rapat.

Such a nice day, walaupun ditemani keluhan akan terik yang menyengat.. FYI, Subang begitu panas, tjoy! Dan yeah, gue sangat menikmati kehidupan gue di sini.

Testimony(ey):

penyuluhan KB_2997

Selfie di odong-odong.

penyuluhan KB_6390

Suasana saat penyuluhan.

penyuluhan KB_5676

Ini saat briefing.

penyuluhan KB_6514

Yes. Dia ini salah satu –satu-satunya- orang dengan nominasi ter-asyik-dibully di Geng kami. Gimana ngga asyik dibully lah kelakuan begitu ya? ._.

Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 1. Day 3. Day 4. Day 5. Day 6. Day 7. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30.

KKNM Day 1

KKNM UNPAD


Oke. Bulan ini, dimulai dari 20 juli 2016 sampai 20 agustus 2016, gue akan menceritakan seputar kehidupan KKNM gue di Desa Sukamandi Jaya Kec. Ciasem, Kab, Subang.

Pagi banget, gue bangun dibangunkan oleh Agen E yang super perhatian. Serius! Dia telpon gue beberapa kali hingga gue mengonfirmasi bahwa gue sudah bangun.

Gue bangun dengan perasaan super lelah karena gue baru tidur jam dua mungkin. Dua pagi. Yap. Bukan karena gue beberes untuk persiapan berangkat ke Desa, tentunya. Tapi karena ada seseorang yang mengajak gue berbicara banyak. Via free call line.

Setelah bangun, gue santai-santai aja, sampai gue inget kalau gue harus buat tulisan nama Desa di kertas. Untuk baris di saat upacara. Gue bangun dengan sigap kemudian, lalu segera mengambil sisa kertas karton hitam dan spidol silver. Gue menuliskan nama Desa gue dengan damai.

Gue mandi, lalu bersiap.

Tentu saja gue memastikan banyak hal lagi dan sedikit dibuat pusing karena gue begitu pelupa dan teledor. Untung ngga ada sesuatu yang penting tertinggal.

Sesampainya di tempat pelepasan, yaitu lapangan PPBS Unpad, entah mengapa suasananya bikin bahagia. Sumpah. Gue senang banget demi apapun. Atmosfernya happy banget. Anak-anak yang mau KKN begitu diagungkan dan diberi banyak bekal. Gue begitu merasa diperhatikan. Haha mangkanya gue happy.

Buktinya ada di handphone teman-teman gue.

Berangkat sekitar jam 8 lewat, gue tiba di rumah kontrakan yhaa jam 12 kali ya.

Lalu kami sekelompok dengan gerak cepat membersihkan rumah kontrakan yang rada-rada haha. Rumah kami satu, dan dibagi dua antara lelaki dan perempuannya. Tempat yang ditinggali anak perempuan tentunya lebih luas dan penuh, sedangkan lelaki lebih kecil dan cukup simple.

Dan ya…

Kami rapat sebentar, baru saja beberapa jam tadi untuk membicarakan seputar program yang akan kami jalankan besok. Semga besok sukses! Semoga gue dan ke-dua-puluh-teman-lainnya selalu bahagia di sini!!!

🙂

Testimon(et):

Sebelum berangkat, bersama Professor Pendamping Lapangan (PPL).


Mau tahu kisah KKNM gue lainnya?

Check!

Day 2. Day 3. Day 4. Day 5. Day 6. Day 7. Day 8. Day 9.  Day 10. Day 11. Day 12.

Day 13. Day 14. Day 15. Day 16. Day 17.  Day 18. Day 19. Day 20. Day 21. Day 22.

Day 23. Day 24. Day 25. Day 26. Day 27. Day 28. Day 29. Day 30.